You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PPPK Pemkot Jakpus ikuti Sosialisasi Penyusunan Sasaran Kinerja dan Kedisiplinan
photo Folmer - Beritajakarta.id

80 PPPK Pemkot Jakpus Disosialisasikan Penyusunan SKP

Sebanyak 80 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemkot Jakarta Pusat , Senin (22/9), diedukasi tentang penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan Disiplin.

"Saya meminta PPPK disipilin dalam bekerja,"

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD] DKI Jakarta,  Chaidir meminta  PPPK menerapkan kedisipilinan secara baik sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021.

Pelantikan PPPPK Beri Kepastian Hukum

"Saya meminta PPPK disipilin dalam bekerja, karena itu menentukan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang akan diterima setiap bulan," ujar Chaidir.

Ia juga menekanan pegawai berpegang teguh pada core value atau nilai pokok ASN Ber-Akhlak untuk membangun budaya kerja yang kuat.

"Saya juga mengingatkan agar berhati-hati menggunakan media sosial, tidak sombong serta menerapkan pola hidup sederhana," ungkapnya.

Sementara Kepala Suku Badan (Kasuban) Kepegawaian Jakarta Pusat, Heri Dianto menjelaskan, sosialisasi ini  juga diikuti 40 pendamping selaku atasan langsung PPPK.

"Sosialisasi juga diikuti 40 pendamping selaku atasan langsung agar ada kesamaan pemikiran dalam menerapkan aturan yang berlaku," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye15572 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11316 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6772 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3640 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1713 personFolmer